Remidia | Pidie Jaya – Upaya pemulihan pascabencana alam banjir bandang dan tanah longsor yang melanda sejumlah wilayah di Provinsi Aceh terus dilakukan secara intensif oleh jajaran Kodam Iskandar Muda. Sebagai wujud kepedulian dan tanggung jawab kemanusiaan, prajurit dari Satuan Batalyon Zeni Tempur 16/Dhika Anoraga (Yonzipur 16/DA) kembali dikerahkan untuk melaksanakan pembersihan jalan dan fasilitas umum yang tertimbun material lumpur di Desa Meunasah Balek, Kecamatan Meureudu, Kabupaten Pidie Jaya, Kamis (18/12/2025).
Kegiatan pembersihan ini dilakukan untuk mengembalikan akses transportasi dan aktivitas masyarakat yang sempat lumpuh akibat material lumpur, tanah, serta bebatuan yang terbawa arus banjir bandang. Kondisi tersebut sebelumnya menyebabkan badan jalan tidak dapat dilalui serta sejumlah fasilitas umum tidak bisa difungsikan, sehingga menghambat kegiatan ekonomi serta pelayanan sosial warga setempat.
Dalam pelaksanaannya, personel Yonzipur 16/DA mengerahkan alat berat serta beberapa unit truk guna mempercepat proses pengangkutan material lumpur dan puing-puing sisa bencana. Penggunaan peralatan tersebut dinilai sangat efektif untuk membersihkan area terdampak secara menyeluruh, mengingat volume material yang cukup besar dan kondisi medan yang cukup berat.
Selama proses pembersihan berlangsung, prajurit Kodam Iskandar Muda bekerja secara terpadu dengan tetap mengutamakan faktor keselamatan. Hal ini dilakukan mengingat kondisi tanah yang masih labil serta potensi cuaca yang belum sepenuhnya stabil. Selain membersihkan badan jalan, personel TNI juga melakukan penataan di sekitar fasilitas umum agar dapat segera dimanfaatkan kembali oleh masyarakat dalam waktu dekat.









