Selain itu, dua unit drone bantuan dari Menteri Luar Negeri juga turut dibawa dalam penerbangan tersebut. Drone tersebut memiliki kapasitas untuk mengangkut barang dan diharapkan dapat mempercepat distribusi logistik ke titik-titik yang sulit dijangkau akibat kerusakan akses darat.
Wali Nanggroe menyampaikan bahwa prioritas saat ini adalah memastikan seluruh desa yang terisolir dapat segera mendapatkan bantuan. Ia menegaskan bahwa sinergi pemerintah, relawan, dan berbagai pihak sangat dibutuhkan agar proses pemulihan berjalan lebih cepat.
Tidak hanya itu, bantuan bahan bakar minyak dari para pengusaha juga didatangkan menggunakan pesawat Susi Air untuk mendukung operasional lapangan, termasuk alat berat dan distribusi logistik ke daerah-daerah terdampak.
Setibanya di Bandara Rembele, rombongan Wali Nanggroe disambut oleh Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika, Kepala Bandara Rembele, serta Kapolres Bener Meriah. Usai penyambutan, rombongan langsung menuju posko untuk memantau kondisi terkini serta memastikan bantuan segera didistribusikan kepada masyarakat.[]









