“Pemerintah Aceh mengundang mitra internasional untuk berkolaborasi melalui skema kerja sama publik-swasta dan joint venture di berbagai sektor potensial,” ujarnya.
Fadhlullah menambahkan, Pemerintah Aceh juga memprioritaskan empat sektor utama, yaitu agroindustri, energi dan infrastruktur, pariwisata, serta pengembangan kawasan bisnis. Produk unggulan seperti Kopi Gayo, industri hilir sawit, dan peternakan sapi skala besar menjadi daya tarik utama investasi daerah tersebut.
Dalam kesempatan itu, Fadhlullah turut menyampaikan apresiasi kepada Mubadala Energy atas kontribusinya dalam pengembangan sektor energi di Indonesia, termasuk di Aceh.
Ucapan terima kasih juga disampaikan kepada UNOCHA Indonesia, serta kepada mantan Menteri Kelautan dan Perikanan RI, Susi Pudjiastuti.
Fadhlullah berharap agar acara malam itu menjadi awal dari hubungan yang lebih erat antara Aceh, Bahrain, UEA, dan komunitas internasional lainnya. []









