Remidia | Banda Aceh, 18 Januari 2026 — Pegiat Trail Running Aceh bersama Tim Relawan Asosiasi Lari Trail Indonesia (ALTI) Aceh, didukung Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Aceh Tengah, melaksanakan kegiatan Trail Run Charity sebagai bagian dari misi kemanusiaan dan pemulihan semangat masyarakat pasca bencana banjir bandang yang melanda wilayah Aceh Tengah.
Kegiatan ini tidak hanya berfokus pada penyaluran bantuan logistik, tetapi juga membawa pesan kuat tentang kebangkitan, ketangguhan, dan pentingnya kembali beraktivitas secara positif melalui olahraga. Para pegiat trail running Aceh dan ALTI mengajak seluruh lapisan masyarakat untuk kembali bergerak, menjaga kesehatan fisik, serta membangun semangat hidup yang lebih kuat setelah melewati masa sulit akibat bencana.
Rombongan relawan berangkat dari Banda Aceh pada 15 Januari 2026 pukul 11.00 WIB dan tiba di Aceh Tengah pada sore hari. Pada 16 Januari 2026, tim melakukan asesmen langsung ke Desa Jamur Konyel, Kecamatan Bintang, Kabupaten Aceh Tengah, guna memetakan kondisi lapangan dan kebutuhan mendesak warga terdampak banjir.
Puncak kegiatan dilaksanakan pada Sabtu, 17 Januari 2026 pukul 07.00 WIB, melalui aksi Run Bantuan sejauh 20 kilometer menuju lokasi bencana. Rute trail run ini memiliki kontur jalan naik–turun dengan elevation gain sekitar 300 meter, melewati jalur perbukitan dan lintasan alami khas Aceh Tengah. Kondisi cuaca saat kegiatan berlangsung terbilang cukup terik, sementara sebagian besar jalur masih diselimuti lumpur sisa banjir bandang.
Beberapa segmen lintasan tergolong teknikal dan terjal, sehingga menuntut kehati-hatian dan ketahanan fisik para pelari. Jalur ini diketahui, apabila dilewati kendaraan bermotor di kemudian hari, berpotensi menjadi sangat berdebu, yang semakin menegaskan tantangan lingkungan yang dihadapi masyarakat setempat.









