Dalam pelaksanaan tugasnya, Tim Kesehatan Dokter Militer didukung oleh 10 personel, yang terdiri dari 1 orang dokter dan 9 orang perawat.
Meski dengan keterbatasan personel, pelayanan kesehatan tetap berjalan optimal berkat dedikasi dan kerja sama yang solid di lapangan.
Selain memberikan pengobatan, Tim Kesehatan juga memberikan imbauan kepada masyarakat pengungsi agar selalu menjaga kebersihan lingkungan, memperhatikan pola makan, serta segera melapor ke petugas kesehatan apabila mengalami keluhan, guna mencegah timbulnya penyakit yang lebih serius.
Sebagai tindak lanjut, pada Senin, 29 Desember 2025, Tim Kesehatan Dokter Militer direncanakan kembali melaksanakan pelayanan kesehatan lanjutan di Posko FKTP Takengon. Kegiatan ini merupakan bentuk komitmen TNI dalam mendukung upaya penanggulangan bencana serta membantu pemerintah daerah dalam memberikan perlindungan dan pelayanan kesehatan kepada masyarakat terdampak.
Melalui kehadiran Dokter Militer dan Tim Kesehatan di lokasi bencana, diharapkan kondisi kesehatan masyarakat dapat terus terjaga, sehingga proses pemulihan pascabencana di wilayah Aceh Tengah dapat berjalan dengan baik dan lancar.









