“Kemudian ada tiga unit ke Bener Meriah ditambah 2 unit sudah berada dalam perjalanan lagi ke sana,” kata dia.
Di Pidie Jaya, pemerintah menyalurkan satu unit Starlink dan menambah dua unit tambahan untuk memperkuat layanan telekomunikasi di daerah tersebut. Bireuen juga mendapat satu unit yang langsung diarahkan untuk mendukung kebutuhan konektivitas setempat.
“2 unit ke Lhokseumawe, yang selanjutnya akan dibawa ke Lokop melalui bantuan Danrem Lilawangsa karena Lokop ini sangat membutuhkan akses telekomunikasi,” jelasnya.
Lebih jauh, Nezar juga mengapresiasi kerja cepat operator seluler seperti Telkomsel, Indosat, XLSMART serta dukungan Badan Aksesibilitas Telekomunikasi dan Informasi (BAKTI) yang menurunkan peralatan telekomunikasi dan membuka akses satelit di sejumlah titik, termasuk di Aceh Tamiang.
“Upaya ini sangat membantu para pengungsi berkomunikasi dengan keluarganya. Banyak yang khawatir karena sebagian wilayah sempat terisolir,” ujar Nezar.
Nezar memastikan pemerintah akan terus mempercepat pemulihan telekomunikasi dengan dukungan seluruh pihak.
“Jika aliran listrik sudah normal, pemulihan jaringan telekomunikasi diperkirakan bisa mencapai lebih dari 90 persen,” pungkasnya









