“Berbagai upaya yang dijalankan tentu sangat membutuhkan partisipasi dan keterlibatan aktif dari berbagai elemen. Salah satunya dari Lembaga Pendidikan tinggi seperti Universitas Islam Aceh,” ujar Nasir.
Menurut Nasir, pendidikan tinggi memiliki peran vital dalam pembangunan dan dalam menjawab kebutuhan zaman. Dunia berubah cepat, dari disrupsi teknologi, digitalisasi, hingga perubahan iklim. Dan kampus harus menjadi laboratorium untuk menghadirkan solusi, dan mencetak SDM terbaik untuk mengisi Pembangunan.
“Kami berharap UIA menjadi universitas Islam modern yang responsif terhadap perubahan, melahirkan sarjana yang tak hanya cerdas, tetapi juga berakhlak, berdaya saing global, dan berjiwa pengabdian,” pungkas Nasir. [¥]









