Sementara itu, Kepala Dinas Pangan Aceh, Drs. Surya Rayendra, dalam laporannya menyampaikan bahwa Gerakan Pangan Murah merupakan salah satu bentuk intervensi pasar yang dilakukan pemerintah guna mengendalikan inflasi daerah sekaligus memperkuat ketahanan pangan masyarakat.
Pada kegiatan tersebut, panitia menyediakan sedikitnya 600 paket sembako murah yang dapat ditebus masyarakat. Setiap paket terdiri dari beras premium 5 kilogram, minyak goreng 2 liter, gula pasir kemasan 2 kilogram, serta telur ayam.
Selain paket sembako, masyarakat juga dapat memperoleh berbagai komoditas pertanian segar yang dipasok langsung oleh petani lokal melalui stand Pasar Tani Aceh Barat.
Dalam kesempatan itu, Sekda Aceh turut menyerahkan secara simbolis paket pangan murah kepada perwakilan masyarakat serta meninjau stand pasar tani bersama unsur Forkopimda dan pemerintah daerah setempat.
Usai kegiatan tersebut, Sekretaris Daerah Aceh melanjutkan agenda kerja dengan meninjau Pabrik Kilang Padi Rizki Perkasa di Kabupaten Nagan Raya yang turut didampingi Wakil Bupati Nagan Raya, Raja Sayang. Peninjauan ini dilakukan untuk melihat secara langsung proses pengolahan gabah menjadi beras serta memastikan kesiapan produksi dalam mendukung ketersediaan pangan daerah.
Sebelum kembali ke Banda Aceh, Sekda Aceh juga meninjau fasilitas layanan kesehatan di Rumah Sakit Regional Meulaboh di Kabupaten Aceh Barat bersama Bupati Aceh Barat, Tarmizi, guna memastikan pelayanan kesehatan bagi masyarakat berjalan optimal.









