Beranda / Tanggap Darurat / Prajurit Kodam IM Kebut Pembangunan Jembatan Bailey di Sejumlah Wilayah Aceh

Prajurit Kodam IM Kebut Pembangunan Jembatan Bailey di Sejumlah Wilayah Aceh

Selain itu, sejumlah rencana pembangunan Jembatan Bailey lainnya di wilayah Kabupaten Bener Meriah, seperti di Alue Kulus, Enang-enang, Wehni Rongka, Timang Gajah, Lampahan, dan Jamur Ujung, akan dilaksanakan secara bertahap setelah penyelesaian jembatan-jembatan prioritas sebelumnya. Seluruh jembatan tersebut ditargetkan dapat dikerjakan pada bulan Desember sebagai bagian dari pemulihan akses wilayah pasca bencana.

Di Kabupaten Aceh Tengah, rencana pembangunan Jembatan Bailey di Titi Merah dan Lenang juga telah dipetakan. Jembatan Lenang nantinya akan menjadi jalur penghubung penting antara Kabupaten Aceh Tengah dan Kabupaten Gayo Lues, namun pelaksanaannya masih menunggu pembukaan akses jalan menuju lokasi.

Sementara itu, di wilayah Kabupaten Nagan Raya, pembangunan Jembatan Bailey Beutong Ateuh juga telah dimulai. Personel di lapangan saat ini melaksanakan pemasangan batu bronjong sebagai bagian dari pekerjaan awal untuk memperkuat struktur dasar jembatan.

Berdasarkan hasil verifikasi lapangan, terdapat beberapa jembatan di wilayah Kabupaten Bireuen yang tidak memungkinkan untuk dipasang Jembatan Bailey. Jembatan Matang Bagka masih dapat difungsikan meski mengalami kerusakan pada abutment dan direncanakan akan dibangun jembatan permanen oleh pemerintah daerah. Jembatan Ulee Jalan dan Jembatan Alue Limeng tidak dapat dipasangi Bailey karena bentangan sungai yang melebar secara signifikan akibat abrasi, sehingga melebihi kemampuan maksimal bentangan jembatan Bailey.

Selain pembangunan jembatan, Kodam Iskandar Muda juga melaksanakan kegiatan pembukaan dan pemulihan akses jalan di sejumlah wilayah. Fokus utama diarahkan pada jalur Aceh Utara–Bireuen–Bener Meriah yang mengalami putus total, jalur Pidie–Geumpang–Takengon yang tertutup longsor, serta jalur Takengon–Bintang–Linge–Gayo Lues yang mengalami longsor dan kerusakan jembatan.

Melalui upaya ini, Kodam Iskandar Muda menegaskan komitmennya untuk terus hadir membantu masyarakat dan pemerintah daerah dalam percepatan pemulihan infrastruktur pasca bencana. Keterlibatan prajurit TNI di lapangan merupakan wujud nyata pengabdian kepada rakyat serta implementasi kemanunggalan TNI dengan rakyat dalam menghadapi berbagai kesulitan dan tantangan wilayah.

Halaman: 1 2

Tag:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *