Ia menjelaskan, pembangunan jembatan dilakukan secara gotong royong dengan memanfaatkan material sederhana berupa drum dan kayu yang dirangkai menjadi jembatan apung.
Menurutnya, sinergi antara Polri, TNI, dan masyarakat dalam pembangunan jembatan darurat ini merupakan bentuk kepedulian bersama serta wujud kehadiran negara dalam membantu masyarakat terdampak bencana.
“Kolaborasi ini diharapkan dapat meringankan beban masyarakat sekaligus mempercepat pemulihan aktivitas sosial dan ekonomi di wilayah tersebut,” tutup Kabid Humas.









