“Pemulihan pasca bencana tidak dapat dilakukan sendiri. Melalui gotong royong bersama Polri, PLN, dan masyarakat, fasilitas kesehatan yang terdampak dapat segera difungsikan kembali, sekaligus menjaga stabilitas kamtibmas di wilayah,” ujar Joko Krisdiyanto, dalam rilisnya, Jumat, 19 Desember 2025.
Dalam pelaksanaannya, kata Joko, kegiatan difokuskan pada pembersihan lumpur, material sisa bencana, serta penataan lingkungan fasilitas kesehatan. Meski terdapat hambatan berupa sisa material banjir dan keterbatasan peralatan di tahap awal, seluruh kendala dapat diatasi melalui koordinasi dan kerja sama yang baik.
Ia berharap, gotong royong terpadu ini dapat membuat fasilitas pelayanan kesehatan kembali berfungsi optimal, terbangunnya kepercayaan dan kedekatan Polri dengan masyarakat, serta situasi kamtibmas yang tetap aman dan kondusif selama dan setelah kegiatan berlangsung.
“Semoga gotong royong terpadu seperti ini dapat terus dilaksanakan secara berkelanjutan sebagai bagian dari kesiapsiagaan dan mitigasi bencana di wilayah rawan,” tutup Joko.









