Selain menyebabkan pengungsian dalam jumlah besar, bencana tersebut juga mengakibatkan kerusakan signifikan pada infrastruktur publik. Tercatat ratusan unit rumah warga terdampak, puluhan ruas jalan mengalami kerusakan, serta sejumlah jembatan mengalami kerusakan berat hingga putus. Kondisi ini menghambat mobilitas masyarakat serta distribusi bantuan ke beberapa wilayah.
Dalam rangka pemenuhan kebutuhan dasar para pengungsi, hingga 19 Desember 2025 telah disalurkan bantuan logistik berupa beras ke seluruh 17 kecamatan terdampak dengan total distribusi mencapai lebih dari 110,4 ton. Penyaluran bantuan dilakukan secara bertahap dan mendapat pengawalan aparat kepolisian guna memastikan bantuan tersalurkan secara aman dan tepat sasaran.
Kabid Humas Polda Aceh menegaskan bahwa Polri akan terus hadir di tengah masyarakat dengan mengerahkan personel untuk membantu proses evakuasi, pengamanan lokasi terdampak bencana, serta mendukung percepatan pemulihan pascabencana bersama instansi terkait.









