“Saya sangat bangga dengan Batalyon Artileri Medan 17/Rencong Cakti sebagai satuan bantuan tempur andalan Kodam Iskandar Muda. Pengalaman menembak langsung dengan Meriam Howitzer M2A2 105/Tarik juga menjadi kehormatan tersendiri bagi saya, terlebih dalam kapasitas sebagai Warga Kehormatan Korps Armed,” ujar Mayjen TNI Niko Fahrizal.
Ia juga berpesan kepada seluruh prajurit agar terus menjaga kondisi fisik, disiplin tempur, serta meningkatkan profesionalisme dan dedikasi dalam menjalankan setiap tugas yang diberikan.
Lebih lanjut, beliau menuturkan bahwa setiap kegiatan latihan yang dilakukan dengan niat tulus demi mempertahankan kedaulatan negara sejatinya merupakan amal ibadah. “Latihan ini bernilai ibadah karena diniatkan untuk menjaga dan mempertahankan Negara Kesatuan Republik Indonesia. Ini adalah wujud bakti kita kepada rakyat dan bangsa,” tambahnya.
Pangdam berharap semangat dan nilai juang para prajurit Yonarmed 17/RC terus terpelihara sebagai bagian penting dalam menjaga kedaulatan dan keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).
Dengan suksesnya latihan ini, Kodam Iskandar Muda kembali menunjukkan komitmennya dalam meningkatkan kesiapan operasional satuan dan mendukung pertahanan negara di wilayah barat Indonesia. Latbakjatratnis ini sekaligus menjadi wujud sinergi dan pembinaan personel yang berkelanjutan demi mewujudkan TNI AD yang tangguh, modern, dan dicintai rakyat.









