“Pencak Silat Militer tidak hanya memberikan keunggulan dari sisi pertarungan fisik, tetapi juga memperkuat kekompakan satuan dan solidaritas antar prajurit. Inilah yang menjadi kekuatan utama TNI dalam menjalankan tugas pertahanan dan menjaga stabilitas nasional,” ujar Pangdam.
Dalam kesempatan tersebut, Pangdam IM juga menekankan pentingnya kedisiplinan dan semangat juang dalam mengikuti setiap tahapan latihan. Ia mengingatkan bahwa kualitas seorang prajurit ditentukan bukan hanya oleh kekuatan otot, tetapi juga oleh kemampuan untuk menyerap, memahami, dan menerapkan setiap materi latihan dalam konteks medan tugas yang dinamis.
“Saya mengajak seluruh peserta untuk mengikuti latihan ini dengan sungguh-sungguh. Jadikan kegiatan ini sebagai momentum memperkuat soliditas satuan, menumbuhkan rasa kebanggaan, dan membangun jiwa korsa yang tinggi. Prajurit yang andal bukan hanya dinilai dari kekuatan fisiknya, tetapi juga dari keuletan mental dan kesiapannya dalam menjawab panggilan tugas negara,” tegas Mayjen TNI Niko Fahrizal.
Latihan ini turut melibatkan para pelatih profesional dari satuan elite TNI yang telah menguasai teknik-teknik Pencak Silat Militer secara mendalam dan teruji. Kehadiran pelatih-pelatih berpengalaman tersebut memberikan nilai tambah dalam memperkaya materi latihan, serta memastikan bahwa pelatihan yang diberikan sesuai dengan standar operasional yang dibutuhkan oleh prajurit di medan tugas.
Suasana latihan berlangsung penuh semangat, disiplin, dan kekompakan yang tinggi. Setiap gerakan yang diperagakan mencerminkan tekad kuat para prajurit Kodam Iskandar Muda untuk menjadi prajurit yang unggul, tangguh, dan siap menjaga keutuhan serta kedaulatan Negara Kesatuan Republik Indonesia.
Pangdam IM menyampaikan harapan agar latihan seperti ini terus digalakkan secara konsisten di seluruh satuan jajaran Kodam Iskandar Muda. Menurutnya, pencak silat militer memiliki peran penting dalam pembinaan jangka panjang prajurit TNI yang adaptif terhadap dinamika tantangan global.
“Saya berharap latihan ini menjadi bagian dari budaya pembinaan yang berkelanjutan dan terukur. Dengan latihan yang terus-menerus dan disiplin yang tinggi, kita akan melahirkan prajurit-prajurit yang tidak hanya unggul secara fisik, tetapi juga cerdas dalam taktik, bermental baja, serta memiliki jiwa patriot sejati,” tutup Pangdam.









