“Mulai hari ini kita akan beli dan siapkan semua kebutuhan. Ini akan kita lakukan dengan cepat. Tidak perlu rapat lagi, tindakan langsung,” tegas Sjafrie.
Setelah kebutuhan dasar terpenuhi, pemerintah akan masuk ke tahap kedua, yakni rehabilitasi konstruksi di wilayah-wilayah yang mengalami kerusakan berat.
Pemulihan Listrik Dikebut
Sementara itu, Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian menyampaikan bahwa pemulihan listrik menjadi prioritas lain yang sedang dikejar. PLN telah mengirim 30 ton bahan untuk pembangunan tower listrik baru dari Jakarta ke Aceh.
Pengangkutan dilakukan menggunakan helikopter yang mampu membawa enam ton per hari. Dengan kapasitas tersebut, diperlukan lima hari untuk pemindahan seluruh material dan dua hari untuk pengerjaan konstruksi.
“InsyaAllah hari Sabtu listrik akan jalan dan komunikasi kembali lancar,” ujar Tito.
Kunjungan tersebut menjadi sinyal kuat bahwa pemerintah pusat ikut turun tangan langsung dalam percepatan penanganan dampak banjir besar yang melanda Aceh. Selain bantuan logistik, pemerintah juga memprioritaskan pemulihan akses listrik, komunikasi, serta kesiapan rehabilitasi infrastruktur dalam waktu dekat. []









