Di sela-sela kegiatan, prajurit TNI juga memberikan imbauan kepada warga untuk senantiasa menjaga kebersihan lingkungan sekitar masjid serta meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi dampak lanjutan pasca banjir. Demi mendukung kelancaran dan keberlanjutan kegiatan, personel TNI memilih bermalam di balai desa setempat sehingga dapat melanjutkan pembersihan secara berkesinambungan tanpa terkendala jarak dan waktu.
Hingga hari kelima, progres pembersihan menunjukkan hasil yang signifikan. Bagian dalam masjid telah dibersihkan hingga sekitar 80 persen, begitu pula bagian depan dan samping masjid yang masing-masing telah mencapai kurang lebih 80 persen penyelesaian. Capaian ini menunjukkan keseriusan dan kerja keras seluruh personel yang terlibat dalam kegiatan tersebut.
Diharapkan, melalui kegiatan karya bakti ini, Masjid Kampung Tanah Merah dapat segera kembali digunakan oleh masyarakat untuk melaksanakan ibadah dengan aman, nyaman, dan khusyuk. Selain itu, kegiatan ini juga diharapkan mampu mempercepat proses pemulihan pasca bencana serta meringankan beban masyarakat yang terdampak banjir.
Kehadiran prajurit TNI di tengah masyarakat tidak hanya sebagai aparat pertahanan negara, tetapi juga sebagai mitra dan pelindung rakyat. Hal ini menjadi bukti nyata kemanunggalan TNI dengan rakyat yang terus terjaga, khususnya dalam membantu masyarakat menghadapi dan bangkit dari musibah bencana alam.









