Lebih lanjut, Pangdam IM menyampaikan bahwa sebagai prajurit penjaga kedaulatan dan keutuhan wilayah Negara Kesatuan Republik Indonesia, setiap prajurit tidak hanya dituntut memiliki kemampuan fisik dan keterampilan militer yang prima, tetapi juga ketangguhan mental dan spiritual. Dengan landasan iman dan takwa yang kuat, prajurit diyakini mampu melaksanakan tugas dengan penuh keikhlasan, loyalitas, dan tanggung jawab, serta menjauhi berbagai bentuk pelanggaran yang dapat merugikan diri sendiri, keluarga, dan institusi.
“Dengan iman dan takwa yang kuat, kita akan mampu menghadapi berbagai tantangan tugas yang semakin kompleks, serta tetap teguh dalam menjaga persatuan dan kesatuan bangsa demi terwujudnya Indonesia yang maju, berdaulat, dan bermartabat,” ungkap Pangdam IM.
Pada kesempatan tersebut, Pangdam IM juga menyampaikan ucapan terima kasih dan apresiasi kepada Ustadz Umar Ismail, S.Ag. yang berkenan hadir memberikan tausiyah dan pencerahan rohani kepada seluruh peserta. Ia berharap ilmu, nasihat, serta hikmah yang disampaikan dapat meningkatkan kualitas keimanan, ketakwaan, dan akhlak seluruh prajurit dan PNS Kodam Iskandar Muda dalam menjalani kehidupan dan pengabdian kepada bangsa dan negara.
“Akhir kata, marilah kita jadikan peringatan Isra Mikraj ini sebagai sarana introspeksi diri untuk terus memperbaiki kualitas ibadah, meningkatkan akhlak mulia, serta memperkokoh soliditas dan profesionalisme prajurit Kodam Iskandar Muda,” pungkasnya.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut Kasdam Iskandar Muda, Kapoksahli Pangdam IM, para Asisten Kasdam IM, para Kepala Badan Pelaksana Kodam IM (Kabalakdam IM), serta seluruh prajurit dan PNS di lingkungan Kodam Iskandar Muda yang mengikuti rangkaian acara dengan penuh kekhusyukan hingga selesai.









