“Pembersihan lokasi tersebut dilakukan dengan mengerahkan Beko Polri demi percepatan pemulihan dan agar aktivitas masyarakat dapat kembali normal,” ujar Kabid Humas
Menurutnya, keberadaan lumpur yang cukup tebal di ruas jalan tidak hanya menghambat mobilitas warga, tetapi juga berpotensi menimbulkan kecelakaan lalu lintas jika tidak segera ditangani.
Kegiatan pembersihan ini melibatkan personel Polri yang bekerja sama dengan instansi terkait serta masyarakat setempat. Sinergi lintas sektor tersebut diharapkan mampu mempercepat penanganan dampak banjir di wilayah Langkahan, sambungnya.
Dengan adanya upaya pembersihan secara kontinu ini, Polri berharap kondisi lingkungan dan akses jalan di Kecamatan Langkahan dapat segera pulih sepenuhnya, sehingga roda perekonomian dan aktivitas sosial masyarakat dapat kembali berjalan normal, tutup Kabid Humas.









