Beranda / TNI / Kunjungi Yonif 117 /KY, Mayjen Joko Hadi Susilo : Tugas adalah kehormatan

Kunjungi Yonif 117 /KY, Mayjen Joko Hadi Susilo : Tugas adalah kehormatan

Warna hijau pada lambang menggambarkan jati diri prajurit TNI AD, merah melambangkan keberanian dan semangat membela kebenaran, sedangkan putih mencerminkan ketulusan, kejujuran, dan keikhlasan dalam pengabdian kepada bangsa dan negara.

Pangdam juga menjelaskan makna Tunggul Satuan yang menjadi simbol kehormatan Yonif 117. Pada tunggul tersebut tergambar Macan Dahan sebagai representasi ketangguhan dan kegesitan prajurit, serta Peudeung Ulee Meu-apet yang melambangkan ketajaman pikiran dan keberanian hati dalam bertempur.

Tulisan “KSATRIA YUDHA” pada pita merah memiliki makna mendalam. Kata Ksatria berarti pahlawan yang jujur, setia, dan tangguh, sedangkan Yudha berarti perang, menggambarkan medan pengabdian prajurit dalam mempertahankan kedaulatan NKRI.

Dalam arahannya, Mayjen TNI Joko Hadi Susilo menyampaikan bahwa Yonif 117/KSatria Yudha akan menerima kehormatan besar dengan diberi kepercayaan untuk melaksanakan tugas operasi pengamanan perbatasan RI–PNG pada tahun 2026–2027.

“Tugas ini bukan sekadar penugasan rutin, melainkan merupakan sejarah baru dan kebanggaan bagi Yonif 117/KSatria Yudha. Saatnya kalian membuktikan jati diri sebagai prajurit tangguh, disiplin, dan profesional yang mampu menjaga nama baik Kodam Iskandar Muda dan TNI Angkatan Darat,” tegas Pangdam.

Pangdam IM menekankan pentingnya latihan dan pembinaan kemampuan tempur sebagai bekal utama menghadapi penugasan di daerah operasi.

“Tugas besar membutuhkan kesiapan yang besar pula. Oleh karena itu, laksanakan latihan dengan sungguh-sungguh, disiplin, dan penuh semangat. Ingat, tidak ada prajurit yang hebat, yang ada hanyalah prajurit yang terlatih,” ujarnya.

Beliau juga mengingatkan bahwa latihan bukan hanya sekadar rutinitas, tetapi merupakan sarana pembentukan mental, fisik, dan moral keprajuritan agar siap menghadapi segala situasi di medan tugas.

Selain kemampuan tempur, Pangdam menekankan pentingnya keteguhan moral, semangat pantang menyerah, dan kesetiaan terhadap satuan serta tugas. “Pegang teguh semboyan satuanmu, kobarkan semangat juang, jaga nama baik

Halaman: 1 2

Tag:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *