“Alhamdulillah, hari ini Ibu Ketum bisa hadir langsung menyapa warga, memberi permainan-permainan ringan dalam rangka trauma healing kepada anak-anak serta memberi hadiah tas sekolah lengkap dengan alat tulis. Kaum Ibu juga bisa tersenyum lega karena Ibu Tri juga membawa oleh-oleh kompor gas satu tungku untuk kaum ibu serta sejumlah bantuan lainnya,” sambung Kak Na.
Sementara itu, Ketum TP PKK Pusat, dalam sambutannya menyampaikan permintaan maaf karena baru bisa berkunjung hari ini di Kampung Sunting. Akses yang sulit ditembus yang diakibatkan oleh kondisi lapangan membuat pengurus TP PKK Pusat menunda hasrat bertemu langsung dengan warga terdampak
“Kami mohon maaf karena baru hari ini bisa berkunjung ke Kampung Sunting. Akses yang sulit ditembus memaksa kami untuk mengurungkan niat untuk berkunjung ke sini. Alhamdulillah, hari ini saya dan kita semua bisa berkumpul dan bersilaturrahmi dengan warga di sini,” ujar Tri Tito.
“Kami harap Ibu-ibu bersabar menghadapi cobaan ini. Kami memahami perasaan warga yang harus kehilangan rumah yang telah dibangun dengan susah payah selama bertahun-tahun. Namun hanya dalam dua hari semua habis disapu banjir,” ucap Tri Tito.
Untuk itu, Tri Tito berpesan agar warga bersabar menghadapi musibah dan cobaan ini. “Saat ini pemerintah terus melakukan upaya penanganan serta pendataan yang juga membutuhkan waktu.
“Kami harap masyarakat bersabar karena pemerintah terus berupaya sebaik mungkin dengan melakukan penanganan dan pendataan. Dan, ini juga tentu butuh waktu. Tetap bersabar dan selalu semangat ya Ibu dan bapak sekalian. Insya Allah, tentu ada hikmah di balik semua musibah ini,” kata Tri Tito berpesan.
Pada kesempatan tersebut, Tri Tito juga mengapresiasi kerja-kerja luar biasa seluruh jajaran pemerintah Aceh. “Saya berterima kasih Kepada Ibu Ana, Pak Wagub dan Istri, Ibu Ketua DWP atas Kerja-kerja cepatnya di masa tanggap darurat.”
Sementara itu, terkait bantuan yang disalurkan hari ini, Tri Tito berharap dapat digunakan dengan baik. “Jangan dilihat nilai yang kami bawa, tetapi inilah semangat kami membantu untuk sedikit meringankan beban bapak dan ibu,” pungkas Tri Tito. []









