Remidia | Pidie Jaya — Tim Satuan Tugas Penanggulangan Bencana Alam (Satgas Gulbencal) Kodim 0102/Pidie terus menunjukkan komitmen dan kepeduliannya dalam membantu masyarakat terdampak banjir di Kabupaten Pidie Jaya. Salah satu upaya yang dilakukan adalah dengan mendistribusikan air bersih siap konsumsi ke sejumlah posko pengungsian warga.
Pendistribusian air bersih tersebut dilakukan menggunakan mobil Water Treatment yang merupakan bantuan dari Kementerian Koordinator Bidang Politik dan Keamanan (Kemenko Polhukam) Republik Indonesia. Mobil Water Treatment ini dioperasionalkan secara langsung oleh Babinsa jajaran Kodim 0102/Pidie untuk memastikan kebutuhan air bersih masyarakat terdampak banjir dapat terpenuhi.
Seperti yang terlihat di Posko Pengungsian Desa Lueng Bimba, Kecamatan Meurah Dua, pada Selasa (6/1/2026), mobil Water Treatment tersebut aktif memproduksi dan menyalurkan air bersih layak konsumsi kepada warga pengungsi. Warga tampak antusias dan tertib mengantre untuk mendapatkan air bersih yang sangat dibutuhkan dalam kondisi darurat pascabanjir.
Mobil Water Treatment ini secara rutin berkeliling dari satu posko pengungsian ke posko lainnya di wilayah terdampak banjir. Langkah tersebut dilakukan sebagai respons cepat atas kondisi pascabanjir yang menyebabkan sumber air bersih tercemar, sehingga masyarakat mengalami kesulitan memperoleh air yang aman untuk dikonsumsi.
Komandan Kodim 0102/Pidie, Letkol Inf Abdul Hadi, S.Sos., menjelaskan bahwa mobil Water Treatment tersebut merupakan bantuan pemerintah pusat melalui Kemenko Polhukam yang secara khusus diperuntukkan bagi masyarakat terdampak bencana alam.









