“Membangun anak berarti membangun masa depan Aceh, dan masa depan itu dimulai dari keluarga harmonis dan penuh kasih sayang,” ujar Mukarramah.
Selain itu, Mukarramah turut menyoroti tingginya angka kasus kekerasan terhadap anak di Aceh. Ia mengapresiasi upaya BKKBN Aceh yang terus menyediakan ruang edukasi bagi masyarakat guna meminimalisir terjadinya hal tersebut.
“Banyaknya kasus kekerasan terhadap anak adalah alarm serius bagi kita untuk bertindak nyata. Kami memberikan apresiasi kepada BKKBN Aceh yang secara konsisten menyediakan ruang edukasi seperti seminar ini,” ujarnya.
Sementara itu, Kepala Perwakilan BKKBN Aceh, Safrina Salim, SKM., M.Kes., menjelaskan bahwa selain memperingati Hari Anak Sedunia, seminar ini juga bertujuan untuk memberi pengetahuan kepada masyarakat, khususnya mengenai pengasuhan, psikologi keluarga, dan ketahanan keluarga, dengan menghadirkan langsung narasumber ahli di bidangnya.
Ia berharap kegiatan ini dapat meningkatkan pemahaman mengenai pentingnya harmoni ayah dan ibu dalam pengasuhan serta memperkuat pondasi keluarga dalam membentuk SDM Aceh yang unggul di masa depan. []









