Beranda / Budaya / Ketua DPRK Panen Lobster di Ulee Lheue, Hasilnya Dipasok ke Jakarta dan Bali

Ketua DPRK Panen Lobster di Ulee Lheue, Hasilnya Dipasok ke Jakarta dan Bali

“Luar biasa, usaha kerambanya, sudah bisa mengirim keluar Aceh, khususnya Jakarta dan Bali. Jenis yang dibudidaya adalah jenis mutiara dan pasir, yang merupakan jenis yang mahal nilainya, 1 kilonya saja bisa mencapai 700-800 ribu,” ujarnya.

Katanya sekali panen butuh waktu 3 bulan, dan untuk keramba dengan ukuran 4×6 m ini bisa menghasilkan lobster sampai 300 kilogram.

Karena lobster asal Banda Aceh telah berhasil masuk ke pasar ekspor dan dipasarkan ke Jakarta, maka pemerintah perlu memberikan perhatian lebih terhadap pengembangan sektor ini.

Dengan dukungan yang tepat, angka produksi dapat terus meningkat dan memberi dampak positif bagi perekonomian Banda Aceh.

Irwansyah menambahkan, ke depan budidaya lobster di Banda Aceh harus dikembangkan secara lebih serius agar kota ini dapat menjadi salah satu pemasok utama lobster, baik untuk pasar nasional maupun internasional.

Ia juga mengungkapkan bahwa selama ini masyarakat lebih mengenal lobster dari Simeulue dan Aceh Jaya, padahal lobster yang dihasilkan di Banda Aceh memiliki kualitas yang terbaik dan juga diminati hingga ke mancanegara.()

Halaman: 1 2

Tag:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *