Beranda / TNI / Kementerian Pertahanan RI Bangun jembatan Gantung “Garuda” Di Pidie Jaya

Kementerian Pertahanan RI Bangun jembatan Gantung “Garuda” Di Pidie Jaya

Sejumlah tahapan pekerjaan telah dilaksanakan, mulai dari penggalian lubang gapura di sisi dekat dan sisi seberang sungai, penggalian lubang angkur, pengumpulan material batu untuk angkur dan pondasi, perangkaian gapura, pendirian gapura di tepi sungai, hingga perangkaian struktur piramida gapura. Hingga saat ini, progres pembangunan Jembatan Gantung Sungai Meureudu telah mencapai sekitar 10 persen dan ditargetkan rampung pada bulan Desember 2025.

Sementara itu, rencana pembangunan jembatan gantung di sejumlah wilayah lainnya masih berada pada tahap persiapan awal. Di Kabupaten Bireuen, Kodam Iskandar Muda merencanakan pembangunan jembatan gantung di Sungai Desa Rancong dan Sungai Desa Pante Lhong. Kedua lokasi tersebut merupakan akses vital bagi masyarakat setempat dan sangat dibutuhkan untuk menunjang aktivitas ekonomi dan sosial warga.

Selain itu, pembangunan jembatan gantung juga telah masuk dalam perencanaan di Kabupaten Aceh Barat, tepatnya di Sungai Desa Kajeung. Jembatan ini diharapkan mampu menghubungkan kembali wilayah yang selama ini mengalami kesulitan akses pascabencana. Hal serupa juga direncanakan di Kabupaten Gayo Lues melalui pembangunan Jembatan Gantung Sungai Pasir Putih yang menjadi jalur penting bagi mobilitas masyarakat.

Rencana pembangunan jembatan gantung juga mencakup Kabupaten Aceh Tengah di Sungai Desa Mbarung, Kabupaten Aceh Selatan di Sungai Suak Sugade, serta Kabupaten Aceh Singkil di Sungai Gosong Telaga. Seluruh lokasi tersebut saat ini masih menunggu kesiapan teknis, penyiapan material, serta pengaturan personel sebelum pekerjaan fisik dimulai. Target penyelesaian secara umum direncanakan pada bulan Desember 2025 dengan tetap mempertimbangkan kondisi medan, cuaca, dan karakteristik wilayah masing-masing.

Kodam Iskandar Muda menegaskan bahwa pembangunan jembatan gantung ini merupakan bagian dari komitmen TNI Angkatan Darat dalam melaksanakan tugas kemanusiaan, membantu pemerintah daerah, serta hadir di tengah masyarakat yang membutuhkan. Diharapkan, keberadaan jembatan gantung ini dapat memberikan manfaat jangka panjang bagi masyarakat Aceh, khususnya dalam memulihkan konektivitas wilayah dan meningkatkan kesejahteraan warga pascabencana.

Halaman: 1 2

Tag:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *