Kapolda Aceh menambahkan bahwa pihaknya telah mengerahkan personel dari berbagai satuan, termasuk tim trauma healing, untuk membantu masyarakat yang terdampak bencana. Selain itu, dapur lapangan dan pelayanan kesehatan keliling terus dioptimalkan guna menjangkau seluruh titik pengungsian.
Kapolri dan Kapolda Aceh berinteraksi langsung dengan para pengungsi, mendengarkan keluhan mereka, serta meninjau fasilitas posko seperti tenda keluarga, area logistik, layanan kesehatan, dan ruang ramah anak.
Peninjauan ini diharapkan dapat memperkuat upaya penanganan bencana sekaligus memastikan bahwa seluruh proses berjalan humanis, cepat, dan tepat sasaran









