Beranda / Tanggap Darurat / JICA Siap Berikan Dukungan Penuh untuk Penanganan dan Pemulihan Pascabencana di Aceh

JICA Siap Berikan Dukungan Penuh untuk Penanganan dan Pemulihan Pascabencana di Aceh

Kerja sama antara JICA dan Aceh sendiri telah berlangsung pascatsunami 2004, ketika JICA memberikan dukungan darurat serta menangani pembangunan infrastruktur. Hubungan kerja sama ini kembali diperkuat tahun lalu saat peringatan 20 tahun Tsunami Aceh.

Menanggapi pernyataan dukungan JICA, Sekretaris Daerah Aceh, M. Nasir, mengatakan bahwa pemerintah Aceh membuka peluang bagi JICA untuk terlibat dalam pembangunan kembali infrastruktur yang rusak. Ia menekankan, JICA dapat mengamati titik-titik yang memungkinkan untuk dibangun kembali, sebagaimana kerja sama sebelumnya pascatsunami.

“Saran kami, JICA bisa mengamati infrastruktur rusak yang memungkinkan dibangun kembali. Kita telah bekerja sama dalam pembangunan infrastruktur pascatsuami sebelumnya, dan kondisi saat ini mirip dengan ‘tsunami kedua’,” ujarnya.

Berdasarkan data sementara Posko Tanggap Darurat Bencana Aceh, kerusakan fasilitas umum meliputi 138 kantor, 51 tempat ibadah, 201 sekolah, 4 pondok pesantren, 302 titik jalan, dan 152 jembatan. Bencana ini berdampak pada 18 kabupaten/kota, 226 kecamatan, dan 3.310 gampong, dengan total korban terdampak mencapai 214.382 kepala keluarga atau 1.418.872 jiwa.

“Kalau mungkin JICA nanti bisa membantu, kita membuka diri untuk bisa dibantu,” demikian Sekda Aceh, M. Nasir.

Halaman: 1 2

Tag:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *