Dalam pelaksanaannya, personel Ditpolairud turut dibantu oleh Dinas Pemadam Kebakaran Kabupaten Aceh Tamiang yang melakukan penyemprotan air untuk membersihkan lumpur yang menempel di lantai ruang kelas dan mushala.
“Sinergi lintas instansi ini sangat membantu dan mempercepat proses pembersihan serta pemulihan fasilitas sekolah,” kata Kabid Humas.
Dengan menggunakan peralatan sederhana, para personel bersama instansi terkait bahu-membahu membersihkan lumpur, sampah, serta material kayu yang terbawa arus banjir. Aksi gotong royong ini menjadi bentuk kepedulian Polri terhadap dunia pendidikan sekaligus wujud nyata kehadiran negara di tengah masyarakat yang terdampak bencana, jelas Kabid Humas lagi.
Melalui kegiatan tersebut, Polda Aceh berharap proses pemulihan pascabanjir di Aceh Tamiang dapat berjalan lebih cepat serta memberikan rasa aman dan semangat baru bagi para siswa dan tenaga pendidik dalam menjalankan aktivitas belajar mengajar, tutup Kabid Humas.









