Sepanjang pekan kemarin BSI melakukan pembersihan dan penyiapan operasional agar outlet bisa segera beroperasi melayani nasabah dan ATM juga dapat digunakan.”Saat ini masih ada 19 cabang yang belum beroperasi dan sedang diupayakan maksimal pembersihan dan alternatif agar cabang dan ATM segera dapat beroperasi,” kata Wisnu Sunandar, Corporate Secretary BSI.
Kantor BSI saat ini juga dijadikan salah satu pusat kegiatan warga yang membutuhkan akses wifi dari Starlink yang beroperasi di cabang serta mengisi daya baterai telepon seluler yang digunakan warga berkomunikasi dengan kerabatnya di luar kabupaten.
Dapur umum, kata Wisnu, mulai aktif 6 Desember 2025 hasil kolaborasi BSI Bersama BSI Maslahat. Pendirian dapur umum di Kabupaten Langsa karena wilayah ini relatif siap dengan ketersediaan air bersih dan sarana pendukung lainnya. Dapur umum ini akan mendistribusikan 2 ribu paket makanan setiap hari dengan distribusi ke Kabupaten Aceh Tamiang, Langsa, dan Kuala Simpang.
Hingga 8 Desember 2025, total bantuan logistik yang dikirimkan untuk masyarakat terdampak bencana mencapai 44 ton ke tiga provinsi yakni Aceh, Sumatra Utara dan Sumatra Barat. Bantuan didistribusikan dalam bentuk sembako, perlengkapan kebersihan, obat-obatan, pakaian dan alat komunikasi. BSI juga memperkuat jaringan komunikasi melalui kontribusi bantuan untuk Pemerintah sebanyak 22 unit starlink dan 12 telepon satelit.
Secara terpisah BSI juga berkomitmen menambah bantuan senilai Rp1 miliar pada Konser 100 Musisi Heal Sumatra di Jakarta 7 Desember 2025. Melalui berbagai bentuk dukungan tersebut, BSI dan BSI Maslahat berharap dapat membantu meringankan beban masyarakat terdampak sekaligus mempercepat pemulihan pasca-musibah di wilayah Sumatra.









