“Meskipun waduk ini tidak memiliki sumber air permanen dan hanya mengandalkan tadah hujan, namun kedalamannya sangat memungkinkan untuk menampung debit air dalam jumlah yang besar. Ini menjadi potensi besar jika kita kelola dengan baik,” jelasnya.
Bupati Syech Muharram juga menyatakan bahwa Pemerintah Kabupaten Aceh Besar akan segera berkoordinasi dengan dinas dan pihak terkait agar proses perbaikan dapat dilaksanakan dalam waktu dekat.
“Kami akan segera melakukan koordinasi dengan Dinas dan pihak terkait lainnya, agar perbaikan ini bisa dilakukan secepat mungkin. Kita ingin memastikan para petani mendapatkan pasokan air yang cukup untuk lahan mereka, sehingga hasil pertanian bisa lebih maksimal,” imbuhnya.
Dalam peninjauan tersebut, turut mendampingi Bupati dalam peninjauan tersebut, Kepala Dinas PUPR Kabupaten Aceh Besar Ir Syahrial Amanullah ST IPU, Camat Darussalam Burhanuddin S.Sos M.Si, unsur Forkopimcam Darussalam, Keuchik Krueng Kalee serta tokoh-tokoh masyarakat.
Peninjauan tersebut menjadi bagian dari upaya Pemkab Aceh Besar dalam memperkuat sektor pertanian dan ketahanan pangan daerah, khususnya di wilayah yang mengandalkan sistem irigasi teknis seperti di Krueng Kalee dan sekitarnya.()









