Remidia | Banda Aceh — Zeni Angkatan Darat mengerahkan puluhan alat berat serta ratusan personel untuk membersihkan lumpur dan material sisa bencana alam banjir bandang dan tanah longsor yang melanda sebagian wilayah Provinsi Aceh. Kegiatan tersebut dilaksanakan pada Senin (5/1/2026) sebagai wujud kepedulian TNI Angkatan Darat dalam mendukung percepatan pemulihan lingkungan dan fasilitas umum pascabencana.
Pengerahan kekuatan Zeni Angkatan Darat ini merupakan bagian dari pelaksanaan tugas kemanusiaan yang tergabung dalam Satuan Tugas Penanggulangan Bencana Alam. Fokus utama kegiatan diarahkan pada pembersihan berbagai fasilitas umum yang terdampak, antara lain badan jalan, halaman masjid, halaman rumah sakit, halaman sekolah, halaman rumah warga, serta fasilitas umum lainnya yang tertutup lumpur, sampah, dan material endapan akibat terjangan banjir bandang dan longsor.
Satuan Zeni Angkatan Darat melaksanakan kegiatan pembersihan secara terencana dan terkoordinasi dengan pemerintah daerah serta unsur terkait. Area-area yang menjadi prioritas pembersihan merupakan lokasi vital yang sebelumnya mengalami kerusakan cukup parah akibat tertimbun material banjir, sehingga menghambat aktivitas masyarakat, akses transportasi, pelayanan ibadah, pendidikan, kesehatan, serta roda perekonomian warga setempat.
Ratusan personel Zeni Angkatan Darat yang didatangkan dari berbagai satuan di seluruh Indonesia diterjunkan langsung ke lapangan. Mereka bekerja secara terpadu dengan mengerahkan puluhan alat berat, seperti excavator, bulldozer, wheel loader, dump truck, serta alat berat pendukung lainnya guna mempercepat proses pembersihan dan pengangkutan material sisa bencana.









