Remidia | Banda Aceh – Bencana banjir dan longsor yang melanda 18 kabupaten/kota di Aceh pada 2025 berdampak signifikan terhadap pertumbuhan ekonomi daerah. Kepala Perwakilan Bank Indonesia (BI) Aceh, Agus Chusaini, mengungkapkan bahwa ekonomi Aceh pada 2025 tumbuh 3,50-4,40% (yoy), di bawah pertumbuhan nasional.
Pada triwulan III 2025, pertumbuhan ekonomi Aceh mencapai 4,46%, lebih rendah dari nasional (5,04%). Meski demikian, ekspor batubara dan kopi masih menopang kinerja ekspor Aceh hingga November 2025. Namun, inflasi melonjak ke 6,71% (yoy) akibat terputusnya jalur distribusi dan gangguan produksi komoditas pascabencana.









