Pelaksanaan perbaikan di lapangan dilakukan secara gotong royong oleh para Babinsa bersama warga setempat. Adapun fokus utama pengerjaan meliputi penggantian papan lintasan jembatan yang sudah rusak dan lapuk, serta penguatan tali penahan guna meningkatkan kekuatan dan kestabilan konstruksi jembatan. Semangat kebersamaan dan kerja sama antara TNI dan masyarakat tampak jelas selama kegiatan berlangsung.
Lebih lanjut, kegiatan ini menjadi bukti nyata kehadiran TNI di tengah masyarakat dalam memberikan perlindungan, pengayoman, dan pelayanan terbaik. Selain itu, langkah tersebut juga merupakan wujud komitmen TNI dalam mendukung pelaksanaan Instruksi Presiden terkait percepatan perbaikan infrastruktur vital, khususnya yang berkaitan langsung dengan keselamatan dan kesejahteraan masyarakat.
Hingga saat ini, proses perbaikan jembatan gantung masih terus berlanjut, terutama pada bagian lintasan yang mengalami kerusakan. Babinsa memastikan bahwa seluruh tahapan pekerjaan akan terus diawasi hingga jembatan benar-benar dapat difungsikan kembali secara optimal, aman, dan nyaman bagi seluruh warga.
Pada kesempatan tersebut, Babinsa juga menyampaikan imbauan kepada masyarakat pengguna jembatan agar tetap berhati-hati saat melintas. Meskipun jembatan sudah dapat digunakan secara terbatas, warga diminta untuk meningkatkan kewaspadaan karena proses perbaikan masih berlangsung, demi menghindari hal-hal yang tidak diinginkan dan menjaga keselamatan bersama.









