“Kalau dalam seminggu ke depan harga masih terus naik, tentu kami akan pertimbangkan langkah lanjutan. Bisa saja diperluas cakupan wilayahnya atau dilakukan lebih sering,” ujar Sulaimi.
Sementara itu, Camat Ingin Jaya Mubarak Akbar, S.STP, turut menyampaikan rasa terima kasih atas dipilih wilayahnya sebagai lokasi pelaksanaan kegiatan ini. Ia menyatakan bahwa banyak warganya yang sangat membutuhkan bantuan pemerintah dalam menghadapi kondisi harga beras yang melonjak.
“Banyak masyarakat kami yang datang langsung mengeluh tentang harga beras yang makin mahal. Maka ketika kami diberitahu akan ada operasi pasar, kami sambut dengan penuh antusias,” kata Mubarak.
Ia juga menilai pelaksanaan kegiatan berlangsung tertib dan penuh antusiasme. Warga dari berbagai gampong datang sejak pagi untuk mendapatkan beras murah.
“Saya melihat sendiri sejak pukul 08.00 WIB tadi warga sudah berdatangan. Mereka antre dengan tertib dan sangat bersyukur. Ini membuktikan betapa penting dan dibutuhkannya program seperti ini,” lanjutnya.
Mubarak berharap agar kegiatan semacam ini tidak hanya dilakukan saat harga beras melonjak saja, tetapi bisa menjadi program rutin pemerintah dalam menjaga keseimbangan harga dan memperkuat ketahanan pangan lokal.
“Kalau bisa, kegiatan ini dijadikan program berkala. Karena efeknya sangat terasa, terutama bagi keluarga kurang mampu. Mereka bisa berhemat banyak dari pengeluaran belanja pokok,” ujarnya.
Secara keseluruhan, Operasi Pasar Khusus Beras ini menunjukkan bahwa kolaborasi antara Pemkab Aceh Besar, Disperindag Aceh, dan Bulog berhasil menjangkau masyarakat secara langsung. Pemerintah pun menegaskan komitmennya untuk terus hadir dengan kebijakan cepat dan tepat dalam menjaga keseimbangan harga serta memastikan kebutuhan pokok tetap terjangkau bagi seluruh lapisan masyarakat.()









