Lebih lanjut dijelaskan, pada pukul 13.45 WIB, tim menerima laporan adanya bau menyengat di Kampung Suka Jadi. Menindaklanjuti laporan tersebut, dilakukan pelacakan cadaver oleh anjing pelacak Cejlon, Gira, dan Sita.
“Dari hasil pemeriksaan, bau tersebut ternyata bukan berasal dari jenazah manusia, tetapi dari bangkai hewan peliharaan yang tersangkut di tumpukan material rumah yang hanyut terbawa arus Sungai Tamiang,” jelasnya.
“Tugas kemanusiaan ini merupakan bentuk kehadiran negara melalui Polri dalam membantu masyarakat yang terdampak bencana banjir,” tutup Kabid Humas









