Remidia | Aceh Tamiang – Panglima Komando Daerah Militer Iskandar Muda (Pangdam IM) Mayor Jenderal TNI Joko Hadi Susilo, S.I.P., meninjau secara langsung penanganan pasca bencana alam banjir bandang yang melanda Kabupaten Aceh Tamiang, Rabu (31/12/2025). Kunjungan ini merupakan wujud nyata kepedulian dan tanggung jawab TNI Angkatan Darat dalam memastikan percepatan pemulihan pascabencana serta membantu masyarakat yang terdampak.
Dalam kunjungan tersebut, Pangdam IM didampingi oleh Deputi II Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), Mayjen TNI Budi Irawan. Kehadiran pimpinan TNI dan BNPB ini sekaligus menunjukkan kuatnya sinergi antara TNI dan pemerintah dalam penanganan bencana secara terpadu dan berkelanjutan.
Rombongan mengawali peninjauan di Sport Center Aceh Tamiang yang difungsikan sebagai tempat istirahat prajurit TNI dari berbagai satuan yang terlibat dalam operasi kemanusiaan. Di lokasi tersebut, Pangdam IM menjelaskan kepada Deputi BNPB dan rombongan bahwa saat kejadian banjir bandang, ketinggian air mencapai sekitar dua meter. Kondisi tersebut menyebabkan kerusakan cukup parah pada sejumlah fasilitas umum serta permukiman warga di beberapa wilayah Aceh Tamiang.
Selanjutnya, Pangdam IM bersama rombongan meninjau Kantor Bupati Aceh Tamiang untuk melihat secara langsung dampak bencana sekaligus melaksanakan koordinasi dengan pemerintah daerah terkait langkah-langkah lanjutan penanganan pascabencana, termasuk pemulihan infrastruktur dan pelayanan publik.
Dalam penanganan di lapangan, prajurit TNI dari berbagai satuan secara terpadu melaksanakan pembersihan dan pemulihan fasilitas umum, bekerja sama dengan instansi terkait. Adapun sasaran kegiatan meliputi MI Negeri 2 Aceh Tamiang, Kejaksaan Negeri Aceh Tamiang, BPS Aceh Tamiang, Asrama Yonif 111, Asrama Kodim Aceh Tamiang, Sekolah MIS Chalifah Yahya Johar, SMK Negeri 3 Karang Baru, SMP Negeri 2 Karang Baru, SMP Negeri 8 Karang Baru, SD Negeri 1 Karang Baru, Pondok Pesantren Darul Mukhlisin, TK Adiyaksa, pembangunan Jembatan Armco, serta pembangunan Hunian Sementara (Huntara) yang berada di belakang Kantor DPRK Aceh Tamiang. Seluruh kegiatan tersebut dilaksanakan bersama prajurit Kodam Iskandar Muda dan unsur instansi lainnya.









